"Petugas kami tidak akan ada yang membawa senapan api. Kami akan mengutamakan upaya persuasif dalam memberikan pengamanan," kata Boy di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).
Boy melanjutkan, masyarakat pun sudah paham dengan tujuan aksi gelar sajadah tersebut. Menurutnya, aksi tersebut berkaitan dengan kegiatan ibadah. Sehingga ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membawa senjata berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, imbauan larangan ini masuk dalam kesepakatan bersama yang dibuat antara kepolisian, MUI, dan perwakilan massa. Rapat yang dihadiri dari unsur TNI dan Satpol PP tadi malam dilakukan untuk memberikan pengamanan maksimal pada aksi tersebut. (jbr/fjp)











































