Dalam KRTI 2016, tim Gamaforce berhasil menang di tiga kategori dari empat kategori yang dipertandingkan. Robot Fiachra Aeromapper UGM berhasil meraih juara pertama dari kategori fixed wing dan menyabet penghargaan khusus sebagai robot dengan sistem terbaik.
Berikutnya, robot Rasyana memperoleh juara dua dari kategori racing plane. Sedangkan robot Aksa Biantara menyabet juara pertama di kategori technology development.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Tim Gamaforce, M. Aldika Biyanto ketika dihubungi wartawan, Senin (28/11/2016), menuturkan ketatnya persaingan KRTI tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Tim UGM bisa mempertahankan gelar juara umum dengan memenangkan pertandingkan di tiga kategori dan mendapatkan 1 penghargaan khusus pada gelaran yang dilaksanakan pada 23-26 November.
Tim Gamaforce terdiri dari 52 mahasiswa dari Fakultas Teknik, FMIPA, dan Sekolah Vokasi. Dukungan pendampingan dan pendanaan dari departemen dan fakultas terkait, serta universitas dalam pelaksanaan riset dan pengembangan robot.
Aldika mengatakan, dalam kompetisi yang digelar di Kota Baru Jati Agung, UGM menurunkan 4 tim robot yakni Fiachra Aeromapper, Rasayana Racing Plane, Gadjah Mada Fighting Capter dan Aksabiantara.
Adapun kategori yang dipertandingkan adalah racing plane, fixed wing, vertical take off landing dan technology development.
Pada kategori fixed wing, robot Fiachra Aeromapper meraih juara pertama karena berhasil dalam menjalankan misi mapping dan monitoring lahan seluas 1x1 kilometer dengan hasil pemetaan yang baik.
Untuk kategori racing plane, robot Rasyana meraih juara dua dengan catatan waktu terbaik 26,16 detik. Sedangkan di kategori technology development, tim Aksa Biantara dinilai berhasil dalam mengembangkan inovasi teknologi UAV secara mandiri.
"Dalam pengembangan robot Aksa Biantara, kami membuat dengan fligt controller, Ground Control Station dan Auto tracking antena yang seluruhnya murni buatan kami sendiri," ujarnya.
Sementara itu Kasubdit Kreativitas Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UGM, Ahmad Agus Setiawan menyampaikan rasa terima kasih untuk komitmen kerja keras tak kenal lelah dari tim Gamaforce mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Selain itu, Ahmad Agus juga mengapresiasi dukungan dari universitas, fakultas, departemen, dan program studi yang akhirnya membuahkan prestasi yang membanggakan.
(bgs/fdn)











































