Elektabilitas Turun di Survei, Ahok: Parpol dan Relawan Kerja Lebih Keras

Dinamika Pilgub DKI

Elektabilitas Turun di Survei, Ahok: Parpol dan Relawan Kerja Lebih Keras

Bisma Alief Laksana - detikNews
Senin, 28 Nov 2016 18:47 WIB
Elektabilitas Turun di Survei, Ahok: Parpol dan Relawan Kerja Lebih Keras
Foto: Jabbar Ramdani/detikcom
Jakarta - Elektabilitas pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada survei menjelang Pilgub DKI 2017 selalu menurun. Ahok tidak mau ambil pusing dengan hal tersebut.

Ahok menyebut turunnya hasil survei sebagai hal yang baik. Alasannya, agar parpol pengusung dan relawan Ahok-Djarot makin bekerja keras.

"Ini bagus, supaya para relawan dan parpol pendukung kerja lebih keras lagi," kata Ahok di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ahok, sebagai calon petahana, dirinya tinggal menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat tentang hasil kerjanya selama menjabat. Soal popularitas, Ahok yakin popularitasnya bersama Djarot sudah tinggi.

"Bagi petahana, tinggal melihat program kerja yang ada saja. Kita enggak bisa ngomong apa-apa. Kalau penantang kan tinggal bilang saya mau, saya akan. Kalau buat kami, kami enggak bisa mengelak. Kamu tinggal lihat saja pekerjaannya apa," ucap Ahok.

Ahok sendiri merasa heran, dengan hasil survei yang mengatakan bahwa tingkat kepuasan terhadap kinerja Ahok-Djarot masih tinggi. Hal tersebut berbanding terbalik dengan elektabilitas Ahok-Djarot yang selalu menurun.

"Yang kita lihat, angka kepuasan kerja kita kan masih tinggi. Jadi kalau ada yang enggak mau pilih, kalau kata pengamat itu sedikit anomali," tutur mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Kita tunggu saja 15 Februari," tutupnya.

Sebelumnya, pada rilis terbaru survei Poltracking Indonesia, pada Minggu (27/11) kemarin, pasangan cagub/cawagub nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni berada di urutan teratas dengan 27,92 persen. Sementara di urutan kedua adalah Ahok-Djarot dengan 22 persen, sedangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menempel diurutan terakhir dengan 20,42 persen.

Dari hasil survei tersebut juga didapatkan data bahwa publik tetap puas dengan kinerja Ahok-Djarot. Tingkat kepuasan publik pada Ahok berada diangka 63,08 persen. Sementara pada Djarot berada diangka 47,75 persen.

Survei dilakukan pada 7-17 November 2016. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error dari survei yakin 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(bis/imk)


Berita Terkait