Soetrisno Bachir Bantah Lakukan Money Politics

Soetrisno Bachir Bantah Lakukan Money Politics

- detikNews
Rabu, 06 Apr 2005 12:02 WIB
Jakarta - Konsolidasikan DPW-DPW dan DPD-DPD PAN di Yogya, Soetrisno Bachir dituding dan diisukan melakukan money politics. Namun, Soetrisno membantah tudingan itu. Namun, dia mengaku memfasilitasi para delegasi kongres PAN itu ke Yogya. Bantahan ini disampaikan oleh Soetrisno Bachir kepada detikcom lewat telepon, Rabu (6/4/2005). "Tidak ada itu money politics. Saya tidak bisa berbohong," kata Soetrisno, kandidat ketua umum PAN yang disebut-sebut didukung penuh Amien Rais ini. Menurut Soetrisno, dirinya mengundang para delegasi DPW dan DPD PAN itu bukan termasuk money politics. "Kalau saya mengundang mereka, saya menyediakan fasilitas tiket dan hotel itu wajar. Ini juga dilakukan oleh pihak lain yang mengaku sebagai orang yang idealis. Ini bukan money politics," ujarnya. Soetrisno memiliki definisi tersendiri tentang money politics itu. "Money politics itu kalau saya memberikan uang demi untuk memilih saya. Saya kan tidak meminta DPD-DPD memilih saya dengan bayaran uang sekian," tegasnya. Tudingan dan isu money politics yang dialamatkan kepada Soetrisno ini memang dihembuskan oleh sumber-sumber yang tidak jelas. Isu-isu ini beredar kencang melalui SMS. SMS nya pun beragam. Redaksi detikcom termasuk menerima SMS itu. Ada SMS yang bertuliskan 'SB melakukan karantina di Yogya dengan melakukan money politics'. Ada juga SMS yang berisikan 'DPD-DPD sudah diberi panjar uang saku @ 10 juta. Jelang pemilihan, mereka mendapatkan HP Nokia seri 9500 baru dan nomor baru. Usai pemilihan, minimal mereka dijanjikan 10 juta lagi, kalau terpilih' Soetrisno membantah semua tudingan itu. Dia menduga SMS-SMS itu dikirimkan oleh oknum partai lain untuk mendiskreditkan PAN. "Sebelumnya saya juga sudah menyampaikan ke kandidat-kandidat lain, sebaiknya kita jangan menarik gendang orang lain. Money politics itu diromorkan orang di luar partai, untuk mendiskreditkan PAN pasca Amien Rais. Saya meminta agar tidak terpancing dengan isu-isu ini," jelasnya. Menurut dia, kader-kader PAN itu cerdas dan bermoral baik, sehingga tidak akan menerima money politics itu. "Orang-orang PAN itu cerdas dan sebagian warga Muhammadiyah. Mereka tidak mungkin menerima itu. Karena itu kalau ada kandidat yang menggunakan upaya itu, itu akan menjadi bumerang," ungkapnya. Soetrisno mengaku dirinya memiliki background sebagai pengusaha. "Tapi, jangan diartikan bahwa semua pengusaha itu melakukan hal-hal negatif," ujarnya. Pada kesempatan itu, Soetrisno juga menjelaskan, bahwa acara konsolidasi di Yogya ini digagas sejumlah DPD yang mendukung dirinya. Kota Yogya dipilih, karena faktor efisensi. "Yogya lebih mudah dijangkau dibanding Semarang. Di Yogya, lebih banyak pesawat dibanding penerbangan ke Semarang," kata dia. Soetrisno mengaku acara konsolidasi di Yogya ini akan dihadiri minimal 800 orang dari delegasi DPW dan DPD PAN se-Indonesia untuk kongres II PAN di Semarang. Mereka memiliki hak suara dalam pemilihan ketua umum PAN nanti. "Ini jumlah minimal, nanti tentu akan bisa bertambah," ujar dia. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini