Yakinkan Warga, Anies Paparkan Kinerja Saat Jadi Mendikbud

Dinamika Pilgub DKI

Yakinkan Warga, Anies Paparkan Kinerja Saat Jadi Mendikbud

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 28 Nov 2016 13:31 WIB
Yakinkan Warga, Anies Paparkan Kinerja Saat Jadi Mendikbud
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Seorang warga di Rumah Susun (Rusun) Bumi Cengkareng Indah, Jakarta Barat bertanya ke calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait janji-janjinya. Warga itu minta diyakinkan bagaimana cara Anies merealisasikan program kerjanya jika terpilih.

Saat itu Anies tengah melakukan kampanye di Rusun Bumi Cengkareng Indah, Jalan Kamal Raya, RW 16 Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).

"Kira-kira kalau bapak jadi, bisa terealisasi enggak program yang dijanjikan. Karena biasa janji-janji saja nih yang diprogramkan, begitu jadi lupa, tidak ada yang terealisasi," tanya seorang warga bernama Roy Efendi ke Anies.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meyakinkan warga, Anies menyebut bahwa dirinya memiliki pengalaman saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dari 100 persen program kerja yang direncanakan, 94 persen program berhasil dijalankan saat dirinya menjabat. Pengalaman tersebut juga akan dibawanya jika terpilih di Pilgub. Anies kemudian sempat mengkritik program kerja Pemrov DKI Jakarta yang hanya berjalan 34 persen.

"Saya pernah bertugas di Kemendikbud, Alhamdulillah 94 persen yang berjalan. saya akan bawa pengalaman itu di Jakarta. Pemda saat ini yang terlaksana 34 persen, karena lebih dari separuh program tidak berjalan," jelas Anies ke warga.

Anies menjelaskan, bahwa seorang gubernur harus menjalankan Anggaran Pembangunan Daerah (APBD). Ini karena seluruh program gubernur telah diprogramkan dalam APBD.

"Dalam peraturan daerah itu gubernur diharuskan melaksanakan semua yang ada di dalam anggaran. Jadi ini bukan sekedar uang, ini adalah program. Ada program karena itu ada dananya, kalau program terlaksana dananya terpakai," Jelas Anies kepada wartawan usai menyapa warga.

"Saya mengelola di Kemendikbud, apa yang saya lakukan, tiap 2 minggu harus ada laporan progres tiap program. Sehingga begitu ada 1 program, kalau di pemerintahan itu bisa diproyeksi," katanya lagi.

(imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads