Anies Janji Bikin Aplikasi di HP untuk Kontrol Keberjalanan Program

Dinamika Pilgub DKI

Anies Janji Bikin Aplikasi di HP untuk Kontrol Keberjalanan Program

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 28 Nov 2016 10:56 WIB
Anies Janji Bikin Aplikasi di HP untuk Kontrol Keberjalanan Program
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pagi ini berkampanye di Cengkareng, Jakarta Barat. Jika terpilih, dia berjanji akan membuat aplikasi yang memuat seluruh program kerja gubernur.

Ini disampaikannya saat menyapa warga di Jalan Pasar Taniwan RT 07 RW 05, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11/2016). Seorang warga kemudian mengeluhkan penanganan banjir di wilayah mereka yang kerap terjadi.

"Pak, waktu minggu lalu hujan 3 sampai 4 jam, dan kemudian terjadi banjir luas. Dulu kalau waktu hujan, ada yang sedot. Sekarang sudah enggak ada lagi," kata seorang warga bernama Nasir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasir mengeluhkan sistem birokrasi dalam menangani banjir. Saat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum cuti, selalu diadakan penyedotan saat banjir. Namun, saat Ahok masuk cuti untuk kampanye pilgub DKI, penyedotan saat banjir tidak lagi dilakukan. Ini membuat banjir yang awalnya terjadi 3 sampai 4 jam menjadi berhari-hari.

Menjawab keluhan warga, Anies berjanji akan membenahi pelayanan birokrasi dalam mengurus permasalahan warga, khususnya banjir. Menurutnya, agar pejabat publik bertanggung jawab, warga harus mengenal siapa penanggung jawab atas permasalahan yang dihadapi.

"Ini memang kadang suatu masalah, pejabatnya sudah tidak ada, programnya tidak jalan. Yang harus kita ubah cara kerja sistemnya. Kenapa, siapa pun yang memimpin nanti, itu semua program bisa berjalan. Nanti ke depan kita akan buatkan pakai HP (aplikasi) semua program yang akan dilaksanakan ada dalam sebuah program akan ada di situ," jelas Anies kepada warga.

Seluruh informasi pejabat publik yang bertanggung jawab atas permasalahan warga juga akan ditampilkan dalam aplikasi tersebut. Ini agar masyarakat bisa langsung menghubungi siapa petugas yang bertanggung jawab atas permasalahan mereka.

"Semua yang bertanggung jawab akan ada nama dan fotonya. Kalau ada masalah, Bapak tahu siapa yang harus dihubungi. Besok tidak ada lagi pejabat publik yang tidak diketahui wajahnya, semua harus diketahui wajahnya," jelas Anies lagi kepada warga.

(imk/imk)


Berita Terkait