DetikNews
Minggu 27 Nov 2016, 08:20 WIB

Kata Bareskrim Soal Aktor Intelektual Penyebaran Isu Rush Money

Idham Kholid - detikNews
Kata Bareskrim Soal Aktor Intelektual Penyebaran Isu Rush Money Foto: Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Brigjen Agung Setya (Rachman Haryanto/detikfoto)
Jakarta - Bareskrim Polri masih meneluri soal penyebaran isu rush money. Sejauh ini, tersangka AR alias Abu Uwais (31) diketahui merupakan orang yang pertama kali menggunggah ke media sosial terkait ajakan penarikan uang dalam skala besar atau rush money.

"Kalau ajakan pertama iya, karena dia yang bikin. Foto-foto yang dia unggah itu foto-foto yang dia bikin," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Brigjen Agung Setya saat dihubungi detikcom, Minggu (27/11/2016).

"Kalau dia yang bikin (ajakan) pertama, lalu siapa dong aktornya?" sambung Agung saat ditanya siapa aktor intelektual isu ini.

Agung menuturkan, AR pertama kali menggunggah soal ajakan rush money ke akun Facebooknya sekitar Senin (21/11) lalu. Apa motif AR?

"Dia motifnya terprovokasi karena pemberitaan demo di media-media sosial," ujar Agung.

Terkait aktor intelektual isu ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan, tim Cyber Crime Direktorat Tipideksus masih mendalami ada tidaknya orang lain yang menyuruh AR untuk menggunggah ajakan rush money ke media sosial.

"Apakah dia atas suruhan orang kan masih pendalaman lebih lanjut, apakah disuruh orang atau tidak. Dia ngakunya (inisiatif) sendiri saja. Namanya pelaku kan belum tentu jujur," kata Boy saat dihubungi terpisah.

Dalam akun Facebook yang dilihat detikcom, Sabtu (26/11), Abu Uwais memang menuliskan sejumlah status bertemakan rush money. Pada tanggal 24 November, Abu Uwais yang berstatus guru SMK di Pluit, Jakarta Utara ini menuliskan: RushMoney.. Persiapan tgl 212.. Kita modal sendiri bukan dr pengembang..

Status soal rush money juga ditulis pada 22 November di akun Facebook. "Aksi "RushMoney" mulai berjalan.. Ayo ambil uang kita dari bank milik komunis," tulis Abu Uwais.
(idh/adf)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed