Jenderal Irak Diculik, Konvoi AS Diserang Gerilyawan
Rabu, 06 Apr 2005 10:14 WIB
Jakarta - Aksi penculikan di Irak terus terjadi. Kali ini seorang jenderal Irak yang memimpin sebuah unit bersenjata khusus, telah diculik kelompok bersenjata di Baghdad.Demikian disampaikan Kepolisian Irak, seperti diberitakan situs Aljazeera.com, Rabu (6/4/2005).Brigjen Mohammad Jalal Saleh ditarik paksa dari dalam mobilnya bersama-sama dengan pengawalnya. Saleh mengepalai unit Kementerian Dalam Negeri berkekuatan 1.600 personel, yang dibentuk untuk menangani para pejuang antipendudukan AS dan kelompok-kelompok kriminal. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas penculikan figur militer Irak tersebut. Menurut seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak, Saleh diculik dari distrik elit Mansour di sebelah barat Baghdad.Selain pejabat-pejabat Irak, para relawan dan jurnalis asing juga kerap menjadi target penculikan gerilyawan di Irak. Petinggi-petinggi Irak biasanya diculik kelompok bersenjata untuk mendapatkan uang tebusan.Sementara itu, ledakan-ledakan bom mobil terus terjadi di beberapa daerah di Baghdad. Serangan bom mobil di distrik Doura, pada Selasa (5/4/2005) waktu setempat menargetkan konvoi militer AS. Akibatnya, seorang prajurit AS tewas dan empat lainnya luka-luka.Aksi bom lainnya terjadi di distrik Amariyah, Baghdad dan menewaskan seorang warga sipil Irak serta melukai dua lainnya. Serangan itu diarahkan ke konvoi militer Irak yang mengawal seorang perwira tinggi militer. Ia sendiri luput dari pengeboman itu.
(ita/)











































