Singapura: RI Perlu Berperan Aktif untuk Perkuat ASEAN

Singapura: RI Perlu Berperan Aktif untuk Perkuat ASEAN

- detikNews
Rabu, 06 Apr 2005 09:55 WIB
Jakarta - Menteri Senior Singapura Goh Chok Tong menyatakan, Indonesia sebagai negara anggota terbesar ASEAN, perlu memainkan peran kepemimpinan aktif guna memperkuat perhimpunan negara-negara Asia Tenggara tersebut. Demikian disampaikan mantan Perdana Menteri (PM) Singapura itu dalam kunjungannya ke Jakarta. Menurut Goh, ASEAN perlu mencontoh India dan Cina yang pertumbuhannya memegang peran besar di wilayah Asia. Kedua negara itu, ujar Goh, saat ini mendominasi perhatian para investor internasional. Demikian seperti diberitakan Channel News Asia, Rabu (6/4/2005).Diimbuhkannya, salah satu cara ASEAN bisa bekerjasama sebagai komunitas ekonomi adalah dengan terus mengupayakan perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan mitra-mitra dagang yang penting. Khususnya karena India dan Cina diberitakan akan segera memulai negosiasi FTA satu sama lain."Setelah Cina dan India menandatangani FTA, mereka mungkin tidak akan begitu membutuhkan ASEAN. Karena itu ASEAN harus bekerja keras untuk memastikan bahwa FTA dengan Cina dan India masing-masing bisa diselesaikan dan dilaksanakan sepenuhnya pada tahun 2010 dan 2011," tandas figur terkemuka Singapura itu.Menurut Goh, Indonesia yang kini lebih stabil secara politik dan ekonomi, bisa memainkan peran kepemimpinan guna mengembalikan kedinamisan wilayah. Hal tersebut disampaikan Goh dalam forum pertemuan para CEO yang juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.Salah seorang partisipan sempat meminta saran Goh mengenai cara memberantas korupsi di Indonesia. Namun Goh enggan membahas masalah tersebut. "Saya teman Indonesia dan saya tetap ingin menjadi teman Indonesia. Jadi, saya tidak mau berkomentar mengenai Indonesia," ujarnya. Menteri Senior Singapura itu kemudian hanya menjelaskan bagaimana negaranya menangani isu korupsi. Goh menurut rencana akan kembali ke negaranya pada Rabu (6/4/2005) ini setelah bertemu sejumlah petinggi RI lainnya. Ini merupakan kunjungan resmi Goh yang pertama ke Indonesia sejak dirinya menanggalkan jabatan PM pada tahun lalu. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads