Warga dan Ormas di Pantura Jateng Doa Bersama dan Berikrar Setia Jaga NKRI

Warga dan Ormas di Pantura Jateng Doa Bersama dan Berikrar Setia Jaga NKRI

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2016 02:22 WIB
Warga dan Ormas di Pantura Jateng Doa Bersama dan Berikrar Setia Jaga NKRI
Foto: Warga di Pantura Jateng Doa Bersama/ Robby detikcom
Pekalongan - Sejumlah elemen masyarakat di Pantura Jawa Tengah, meliputi Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes mengikuti doa bersama di Pekalongan, Jumat (25/11/2016) malam. Mereka berikrar menjaga keutuhan bangsa.

Acara yang dikemas dalam Istighosah Kubro 'Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan' itu digelar di HA Djunaid Convention Center , Buaran, Kota Pekalongan. Diikuti umat anggota TNI-Polri, santri, anggota ormas, dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono, mengimbau warga tidak perlu ramai-ramai datang ke Jakarta terkait adanya rencana aksi 2 Desember.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perkara (penistaan agama) sudah ditangani, jadi tidak perlu ke Jakarta untuk unjuk rasa. Kita tinggal ikuti saja pengadilan secara terbuka," ujar Condro.

Dikatakan Condro Kirono, untuk menyampaikan pendapat di muka umum memang tidak ada larangannya. "Boleh, namun tidak mutlak. Kita harus menghargai hak-hak orang lain. Jangan mengganggu jalan, kamtibmas dan tidak melanggar aturan umum," tegasnya.

Ulama Pekalongan, Habib M Lutfi bin Ali Yahya, mengatakan, tidak akan bicara soal Jakarta. Menurut dia, saat ini yang lebih penting, bagaimana menjalin keutuhan bangsa dan negara.

"Kita malu kepada para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan, bila selalu saja seperti ini," kata Habib Lutfi

Saat ini, kata Habib Lutfi, yang perlu dilakukan, adalah saling menasihati, memberikan masukan, bukan saling mencerca.

"Saya pernah mendengar dari ulama sebelumnya, kelak akan masuk ke jaman, di mana jaman fitnah," kata Habib Lutfi.

Sebelum istighosah, peserta menyatakan ikrar kesetiaan terhadap NKRI serta ikrar bela negara. Diharapkan, negara aman, tentram, damai, masyarakatnya hidup rukun, dan tidak mudah dipecah belah.

(rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads