"Kita berkoordinasi terus dengan Densus 88. Kita mengantisipasi semaksimal mungkin. Kita mengimbau masyarakat tenang. Tapi jangan lupa bila ada hal-hal yang tidak lazim tolong segera dilaporkan," ujar Suhardi Alius di Gedung Usmar Ismail, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).
Suhardi mengatakan BNPT terus memantau potensi radikalisme yang ada di Indonesia. Dirinya juga meminta masyarakat ikut berperan aktif memerangi terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Densus 88 menangkap terduga teroris RPW di Desa Girimulya RT 003/RW 005, Banjaran, Majalengka, Jabar, sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (23/11) lalu. RPW yang berusia 24 tahun itu ditangkap di rumahnya. Sejumlah barang bukti yang disita polisi berupa kristal warna coklat dalam tuperware yang diakui RPW sebagai DNT, asam nitrat, asam sulfat, air raksa, pupuk urea, dan gelas kimia.
RPW disinyalir berkaitan dengan jaringan teroris Bahrun Naim. Bahrun Naim adalah salah satu pejabat ISIS yang saat ini berada di Suriah.
"Yang bersangkutan jaringan Bahrun Naim," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar kepada detikcom, Rabu (23/11). (rvk/rvk)











































