Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira mengatakan, dalam pertemuan tersebut memang terlihat ada chemistry antara Jokowi dan Prabowo. Padahal diketahui betul bahwa dulu keduanya terlibat persaingan ketat dalam Pilpres 2014.
Foto: Twitter Presiden Joko Widodo @jokowi |
"Saya di situ bilang dari konfirmasi dan informasi yang dibicarakan dengan Pak Prabowo sampai level strategis bisa bicara. Ini kan tadinya 2 rival di situ chemistry kelihatan meskipun kita tahu dulu begitu keras," kata Andreas dalam diskusi 'Mempertanyakan Loyalitas Partai-Partai Pendukung Jokowi' di Kantor Para Syndicate, Jl Wijaya Timur, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).
Ditanya apakah ada kemungkinan Gerindra merapat menjadi salah satu partai pendukung pemerintah, Andrea tak menjawab tegas. Menurutnya itu dikembalikan lagi kepada Prabowo dan Jokowi.
Foto: Grandyos Zafna |
"Itu tergantung pada Pak Prabowo dan Pak Jokowi, dan apakah Gerindra menghendaki seperti itu? Kelihatan chemistry-nya," ujar Andreas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti saya katakan tadi dalam pengalaman PDIP, di dalam itu tidak selalu, posisi di luar justru memberikan warna tersendiri. Kalau Gerindra melihat itu, itu putusan ada di Gerindra," ungkapnya. (rna/bag)












































Foto: Twitter Presiden Joko Widodo @jokowi
Foto: Grandyos Zafna