Kapolri: Meski Beda Pilihan, Pilkada Harus Berjalan Demokratis

Kapolri: Meski Beda Pilihan, Pilkada Harus Berjalan Demokratis

Bartanius Dony A. - detikNews
Jumat, 25 Nov 2016 17:03 WIB
Kapolri: Meski Beda Pilihan, Pilkada Harus Berjalan Demokratis
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/Foto: Rengga Sancaya (dok.detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap pilkada serentak bulan Februari 2017 berjalan aman dan damai. Tito menyebut beda pilihan dalam Pilkada tidak boleh menjadi 'sumbu' perpecahan di masyarakat.

"Pilkada ini tolong mari kita semua termasuk Muslimat NU, kita mungkin beda pilihan tapi pilkada (harus) berlangsung secara demokratis. Jangan menghalalkan segala cara, kemudian tolong agar betul-betul kita dewasa dalam berdemokrasi," ujar Tito dalam sambutannya dalam Kongres XVII Muslimat NU di Gedung Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (25/11/2016).

Tito menegaskan keamanan dan ketertiban masyarakat harus tetap terjaga di tengah naiknya tensi politik pada pilkada. Pilkada yang berjalan aman menurutnya membuktikan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tahun 2017, 2018, 2019 pilkada-pilkada dan pemilihan presiden maupun DPR berlangsung dalam suasana tanpa ada kekerasan, berlangsung dengan aman dan damai itu pertanda bahwa bangsa Indonesia sudah dewasa dalam berdemokrasi dan itu menjadi jaminan, menjadi modal penting bagi pembangunan," imbuhnya.

Karena itu butuh peran semua pihak utamanya masyarakat guna menjaga kedamaian dalam pilkda. Muslimat NU sambung Tito juga dapat berkontribusi untuk tetap merawat kebhinnekaan di tengah masyarakat.

"Ibu-ibu Muslimat NU seluruh Indonesia, tolong sampaikan pemahaman-pemahaman ini kepada yang lain, di samping kita perlu waspada terhadap potensi perpecahan. Muslimat NU ini menjadi salah satu pemersatu bangsa ini," imbuh Tito.

Polri ditegaskan Tito juga siap bersinergi dengan Muslimat NU dalam pelaksanaan program-program yang dikhususkan untuk memperkuat NKRI. "Jadi bersama-sama Muslimat NU, kegiatan-kegiatan untuk merajut kebhinekaan dan persatuan kita siap untuk bersinergi," ujar Tito disambut gemuruh tepuk tangan.

(fdn/fjp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads