"Ini ada isu yang berkembang, seolah pergantian saya ini atas persetujuan beliau," kata pria yang akrab disapa Akom ini usai bertemu Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2016).
Akom kemudian mendapatkan jawaban dari Megawati. Kepada Akom, Mega membantah isu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat yang sama, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan bahwa Akom dan Megawati bicara secara kekeluargaan. Nasihat-nasihat dan pandangan disampaikan Megawati ke Akom.
"Beliau ingin berbicara dari hati ke hati secara kekekeluargaan dan beliau sebagai yang lebih muda tentu ingin dalam hal seperti ini bagaimana pandangan dari ketum, dan ketum menyampaikan sangat bijaksana sekali apapun kita harus jalani tapi kita harus mengikuti aturan yang ada dan tentunya permasalahan dalam internal Partai Golkar tentunya PDIP tidak ingin mencampuri dalam hal seperti itu," ungkap Eriko.
Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar mengembalikan Setya Novanto ke posisi ketua DPR. Dengan demikian, Akom yang belum genap setahun menjabat sebagai Ketua DPR terancam dilengserkan.
Pekan lalu, tepatnya pada Minggu (20/11/2016), Novanto sempat mendatangi kediaman Megawati. Dalam pertemuan selama 2 jam itu, keduanya berbincang soal komitmen mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (imk/tor)











































