Informasi tersebut beredar viral di medsos beberapa hari terakhir. Ada dua versi informasi dengan foto bocah bernama Farhan yang mengenakan seragam Pramuka.
Versi pertama, informasi tersebut mengabarkan hilangnya bocah Farhan yang dijemput orang tidak dikenal pada sore hari sepulang sekolah. Informasi tersebut mencantumkan foto bocah berseragam Pramuka yang disebut bernama Farhan dan hanya menyebarkan permohonan bantuan pencarian korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan versi kedua, ada foto yang sama dengan versi pertama namun di sampingnya ditambahi foto seorang bocah yang terbaring di rumah sakit dalam kondisi perut dijahit.
Dalam foto versi kedua itu, terdapat percakapan dari seseorang bernama Sri yang menyebutkan bahwa bocah tersebut hilang selama 5 hari dan ditemukan dalam kondisi organ dalamnya diambil.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Eko Hadi Santoso membenarkan informasi hilangnya Farhan ini. Namun, berita soal organ tubuhnya yang diambil tidak benar alis hoax.
"Memang sebelumnya anak ini dilaporkan hilang, tetapi sudah pulang ke rumahnya, karena dibawa oleh bapak kandungnya sendiri," ujar Eko kepada detikcom, Jumat (25/11/2016).
Eko membantah informasi bahwa Farhan ditemukan dalam kondisi organ dalamnya yang hilang. "Tidak benar, itu hoax. Anaknya ditemukan dalam kondisi baik dan sehat," imbuh Eko.
Hal senada diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono. Menurut Awi, Farhan memang sempat dilaporkan hilang, tetapi sudah ditemukan dalam kondisi sehat tanpa kekurangan apa pun.
"Beberapa waktu lalu dilaporkan hilang, terus dicari dan diketemukan tidak jauh dari rumahnya dan dibawa bapaknya pulang," ujar Awi.
Awi kemudian men-share sebuah screenshot akun Facebook soal Farhan yang menyebutkan bahwa Farhan dalam kondisi baik, tanpa kekurangan apa pun. (mei/fjp)











































