Menanggapi survei tersebut, cagub DKI Jakarta Anies Baswedan menilai masa kampanye merupakan waktu yang dinamis. Survei hakiki disebutnya ada pada hari pemilihan mendatang.
"Unik ya, kemarin nomor 1 sekarang nomor 3, karena itu saya selalu ratakan. Ini masih sangat dinamis, enggak usah kemudian berubah strategi," katanya usai menyapa warga di Jalan Jelambar Timur, RW 09 Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, Kamis (24/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tidak usah buru-buru menyimpulkan apa-apa. Kerja terus, jalankan strategi kita, Karena survei yang sebenarnya itu tanggal 15 Februari," katanya.
Cagub nomor urut 3 itu mengaku pernah menjadi peneliti senior di Lembaga Survei Indonesia (LSI). "Jadi saya tahu persis bagaimana caranya baca survei," katanya lagi.
Massa kampanye disebutnya merupakan massa yang dinamis dalam politik. Hasil dari pertarungan Pilkada akan terlihat menjelang hari pemilihan.
"Karena itu enggak perlu kalau lihat angkanya tinggi, enggak perlu berbangga hati. Kalau lihat angkanya rendah enggak perlu berkecil hati. Karena memang dalam situasi kampanye itu selalu dinamis. Nanti kalau sudah menjelang akhir baru kita tahu yang sebenarnya," imbuhnya.
(bag/bag)











































