Anies: Gubernur Bukan Manajer Kompleks, Masa yang Diurus Hanya Fisik

Anies: Gubernur Bukan Manajer Kompleks, Masa yang Diurus Hanya Fisik

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 24 Nov 2016 15:44 WIB
Anies: Gubernur Bukan Manajer Kompleks, Masa yang Diurus Hanya Fisik
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini kampanye di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat. Gubernur disebutnya harus memkirkan kebahagiaan warganya.

Ini disampaikannya saat Anies kampanye di RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (24/11/2016). Seorang gubernur dikatakannya tidak hanya mengurus fisik suatu wilayah, tapi juga kebahagiaan dari warga.

Pernyataan tersebut dilontarkan Anies setelah seorang warga bertanya akan program olahraga yang diusung oleh Anies-Sandi. Warga itu menyebut olahraga belum disinggung Anies saat menyampaikan visi dan misi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak, dari tadi olahraga belum disinggung, olahraga seperti apa jika bapak terpilih," tanya seorang ibu ke Anies.

Menjawab pertanyaan warga, Anies menjelaskan jika nantinya akan ada festifal-festifal dan berbagai perlombaan olahraga yang akan diselenggarakan rutin untuk warga Jakarta. Anies kemudian menjabarkan jawabannya dengan program lain yang bertujuan untuk kebahagiaan warga Jakarta.

"Misalnya untuk kegiatan belajar kita akan membuat kegiatan maghrib sampai isya untuk anak-anak mengaji. Kami akan kerahkan para mahasiswa dan profesional datang ke kampung-kampung untuk mengajar," jelasnya.

Profesional dan mahasiswa akan dikerahkan untuk memberi pengajaran kepada warga khususnya yang masih duduk di bangku pendidikan. Ini dilakukan untuk kebahagiaan dari warga Jakarta. Gubernur dikatakan Anies tidak hanya mengurus infrastruktur, tapi juga kebahagiaan untuk warganya.

"Beda manajer kompleks dan gubernur, kalau manajer kompleks itu mengurus gorong-gorong bersih, mengurus jalan. Infrastruktur baik, tapi warganya tidak bahagia, gubernur harus memikirkan kebahagiaan warganya," katanya.

"Gubernur bukan manajer kompleks se Jakarta, masa yang diurus hanya fisiknya, bukan kebahagiaan warganya," katanya lagi. (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads