"Ada dua orang pelaku curanmor yang kami tangkap, tetapi keduanya berusaha melawan anggota ketika akan dilakukan penangkapan, sehingga anggota melakukan tembakan tegas dan terukur," jelas Wakapolresta Depok AKBP Chandra Kumara kepada detikcom, Kamis (24/11/2016).
Salah satu pelaku yang tidak diketahui identitasnya, tewas akibat tembakan di bagian punggung. Sementara satu pelaku lainnya, R, mengalami luka tembak di bagian perut, kaki dan paha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, petugas melihat pelaku hendak mengambil motor dengan menggunakan kunci letter T. Melihat hal itu, anggota langsung menyergapnya.
"Namun keduanya berusaha melarikan diri dan menyerang petugas dengan senjata golok, sehingga anggota kemudian melepaskan tembakan peringatan," ungkapnya.
Namun tembakan peringatan tidak dihiraukan sehingga polisi memberikan tembakan terarah dan terukur. Dor! Dor! Kedua pelaku pun tumbang setelah diterjang timah panas peluru.
Salah satu pelaku tewas, sementara satu pelaku lainnya luka tembak di bagian paha, perut dan kaki.
"Pengakuan salah satu tersangka yang masih hidup, dia sudah 2-3 kali melakukan pencurian motor dengan modus merusak menggunakan kunci letter T, tetapi kalau korban melawan, para pelaku tidak segan-segan untuk melukai korban dengan golok," terang Chandra.
Dari keduanya, polisi menyita barang bukti 1 unit motor Honda Beat hasil curian, 1 unit motor tanpa pelat nomor, 2 unit handphone, 2 golok dan belasan kunci letter T.
"Saat ini kasusnya masih dikembangkan untuk mengejar penadahnya," pungkasnya. (mei/rvk)











































