Agus yang sebelumnya blusukan ke pinggir Sungai Ciliwung, tiba di basecamp komunitas Gerakan Masyarakat Bersih Sungai Ciliwung (Gema Bersuci), Jalan Gunukan, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016) sekitar pukul 09.53 WIB.
Setibanya di sana, sebelum memberikan sambutan, Agus dihadiahi kaus hitam dengan tulisan 'Ciliwung' di bagian depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus lantas melepas kaus andalan kampanyenya dan menggantinya dengan hadiah tersebut. Tak hanya diberikan kaus, Agus juga dihadiahi dua pot bunga plastik hasil olahan limbah plastik komunitas itu.
"Ini buat mas (bunga plastik), sekalian hadiah ulang tahun Mbak Annisa," ujar seorang warga kepada Agus.
"Wah makasih ya. Ini indah sekali. Ini diolah dari sampah ya," kata Agus seraya menerima hadiah tersebut.
Menurut Agus, apa yang diciptakan komunitas ini adalah sesuatu yang perlu didukung.
"(Bunga plstik) ini indah, apalagi ini diberikan buat hadiah istri saya. Ini indah, bagaimana sampah ini bisa jadi berkah, kreatifitas, bisa diolah menjadi sesuatu yang indah dan menghasilkan. Ada nilai ekonomi dan kreatifnya ya. Ini namanya ekonomi kreatif," kata Agus dengan tersenyum.
Lebih lanjut, Agus berjanji akan memberdayakan komunitas-komunitas seperti Gema Bersuci ini.
"Saya akan sangat mendorong apa yang dilakukan komunitas seperti Gema Bersuci ini," tambahnya. (erd/erd)










































