"Saber Pungli nanti intelijen, kami tidak akan umumkan. Semua titik akan ada. 100 Intelijen kami taruh di titik-titik pelayanan publik. Enggak perlu kami umumkan siapa orangnya, pakaiannya apa," kata Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, di Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).
Dia menjelaskan tim Saber Pungli yang ada di lapangan bisa melakukan penyamaran. "Bisa juga dia penjual rokok, tukang parkir. Nanti karena penyamaran dia sebagai pengguna layanan. Ada teknik kerja secara internal yang kita lakukan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Soni ini menerima laporan dari masyarakat terkait pungli. "Ya bisa, selama ini kan bisa. Ke saya juga bisa. Dari Qlue, SMS ke saya semua open," tegasnya.
Sumarsono mengatakan tidak ada anggaran khusus untuk Tim Saber Pungli. "Sebenarnya tidak perlu biaya, hanya optimalisasi posisi saja. Honornya juga enggak usah ada. Karena tugas dia ini mendesak baru kemarin perintah menteri ya kita laksanakan sekarang. Tapi untuk rutinnya nanti 2017 kita berikan operasional," pungkasnya. (aan/fdn)











































