Mantan Dirut Garuda Diperiksa Jumat

Kasus Munir

Mantan Dirut Garuda Diperiksa Jumat

- detikNews
Selasa, 05 Apr 2005 20:59 WIB
Jakarta - Mabes Polri berencana memeriksa mantan Dirut Garuda Indra Setiawan, Jumat (8/4/2005) pukul 08.00 Wib. Indra akan dimintai keterangan seputar tewasnya aktivis HAM Munir dalam penerbangan Jakarta-Amsterdam.Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum memeriksa Indra, Polri akan meminta keterangan dari chief pramugari, Brahmani, pada Kamis (7/4/2005). Selain Brahmani, Vice President Corporate Security Garuda, Ramelgia Anwar, juga akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.Sementara kuasa hukum Yeti Susmiarti, tersangka kasus pembunuhan Munir, Wirawan Adnan, meminta Polri tidak menutup kemungkinan adanya tersangka dari penumpang pesawat Garuda. Pasalnya, semua awak pesawat saat itu sedang melaksanakan tugas seperti biasa. "Kami meminta bukan hanya awak tapi penumpang juga harus dimintai informasi lebih dalam," tukas Adnan kepada wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2005). Adnan menilai kliennya tidak mengetahui keberadaan Munir dalam pesawat tersebut. "Yeti tidak tahu apa-apa soal keberadaan Munir. Yeti merupakan orang yang tidak punya wewenang sama sekali untuk dijadikan tersangka," tandasnya.Menurutnya, Yeti saat itu sempat menawarkan 16 minuman kepada Munir yang terdiri dari 10 gelas orange juice, 3 sampanye dan 3 apel jus. "Orangge juice memang lebih banyak karena kebanyakan penumpang memilih minuman ini. Dan Munir juga memilih minuman itu," ujarnya.Mengenai makanan mie instan, Adnan menjelaskan makanan tersebut memang dipesan Munir. "Mie adalah jenis makanan pilihan. Jadi, klien kami mengantarkan mie karena Munir sebelumnya sudah memesan," kata dia. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads