Kapolsek Cipondoh Kompol Bayu Suseno menjelaskan awalnya pihak kepolisian menerima informasi dari warga soal perampokan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu 23 November.
"Lalu kita segera datang ke lokasi karena infonya tersangka masih ada di dalam dan menyekap seorang pegawai," ujar Bayu kepada detikcom, Rabu (23/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kami datang, korban sudah di rumah sakit, karena ada warga yang lihat korban keluar dengan luka di kepala kemudian dibawa ke rumah sakit," ucapnya.
Setibanya di lokasi, polisi mendapati bangunan BMT dipenuhi asap. Pelaku rupanya membakar setumpuk kertas sehingga menimbulkan asap cukup pekat di dalam ruangan tersebut.
"Saat kita datang, pintu sudah kebuka sebagian dan ada asap dari dalam. Karena dikhawatirkan terjadi sesuatu, kami tunggui dan setelah masuk kita geledah ternyata pelakunya sudah tidak ada," terang Bayu.
Polisi kemudian melakukan pengecekan di lokasi. Kantor BMT dalam keadaan berantakan.
"Kami belum mengetahui kerugiannya apa saja karena korban belum bisa dimintai keterangan. Korban mengalami luka 10 jahitan akibat luka robek di bagian kepalanya," jelasnya.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Sayangnya, CCTV yang dapat dijadikan petunjuk, dalam keadaan mati.
(mei/dhn)











































