DPR Beri Dukungan Politik Pengerahan Pasukan TNI di Ambalat
Selasa, 05 Apr 2005 18:16 WIB
Jakarta -
DPR memutuskan akan memberikan dukungan politik terhadap pengerahan pasukan TNI di perairan Ambalat, perbatasan Indonesia-Malaysia. Karena itu, DPR akan segera menggelar rapat konsultasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini disampaikan Ketua DPR Agung Laksono kepada wartawan seusai melakukan rapat konsultasi antara pimpinan DPR, pimpinan fraksi, dan pimpinan Komisi I DPR di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/4/2005). Rapat membahas pengamanan di Ambalat. "Kita berharap konsultasi dengan presiden dapat dilakukan setelah Presiden pulang dari Australia dan sebelum Konferensi Asia Afrika dimulai. Tidak boelh menunggu reses selesai, karena ini masalah penting," kata dia. Agung menegaskan, DPR mendukung sepenuhnya pengerahan pasukan TNI dengan jumlah banyak di Ambalat, meski TNI masih ada kekurangan dalam jumlah persenjataan dan pesawat. "Perlu dukungan politik yang dilakukan TNI di perbatasan, meski jalur diplomasi tetap harus dikedepankan. Upaya-upaya pembangunan mercu suar harus terus dilakukan, supaya Ambalat secara defacto dinyatakan sebagai wilayah kita," kata dia. Selain itu, Agung juga menyatakan, UU Perbatasan dan Wilayah harus segera dibahas dengan sungguh-sungguh meskipun belum masuk dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional) tahun 2005. "Kan bisa jadi, inisiatif DPR untuk dimasukkan dalam prolegnas, karena itu fleksibel. UU Perbatasan penting agar aset kita yang berada di wilayah perbatasan dapat terjaga," ungkapnya.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































