Soetrisno Bachir: Koalisi Antar Calon Ketum PAN Tak Mudah

Soetrisno Bachir: Koalisi Antar Calon Ketum PAN Tak Mudah

- detikNews
Selasa, 05 Apr 2005 16:45 WIB
Yogyakarta - Wacana koalisi antara kubu Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa dalam Kongres II PAN mulai menguat. Namun Soetrisno Bachir menegaskan koalisi antarkandidat ini tidak mudah dan belum tentu diterima para pendukung di level bawah."Saya kira itu koalisi tidak mudah dilakukan seperti yang dibayangkan banyak orang. Meski calon atau pimpinan menyatakan berkoalisi belum tentu yang dibawah bersedia," ujar salah satu kandidat Ketua umum PAN ini.Soetrisno, yang ditemui wartawan usai launching 'Dakwah Seluler PP Muhammadiyah' di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, Yogyakarta, Selasa (5/4/2005), menyatakan koalisi dalam sebuah kongres berbeda dengan koalisi di parlemen. Koalisi di parlemen cukup antarfraksi, sedang peserta kongres belum tentu bersedia mengikuti kemauan para calon yang berkoalisi. Ia lalu mencontohkan koalisi para antarcalon presiden dari PKB dan Golkar dalam Pemilu Presiden 2004 yang tidak diikuti oleh konstituen kedua partai."Yang namanya pemilih, apalagi pemilih itu dari kader PAN bukanlah pemilih yang tak pintar. Belum tentu mereka bersedia memilih seperti yang diminta oleh kandidat. Karena visinya mungkin dianggap berbeda oleh peserta sehingga tidak mau. Jadi itu tak mudah," katanya.Menurut Soetrisno, semakin banyaknya calon yang akan maju akan mengurangi peluang kandidat lainnya. Namun diyakininya dukungan terhadap dirinya tetap besar. "Andaikata misalnya saya sudah 51 persen sedangkan yang lain 49 persen. Mudah-mudahan yang berkurang itu yang 49 persen. Jadi semakin terbagi-bagi sedangkan saya tetap 51 persen," katanya.Soetrisno juga meyakini telah mendapat dukungan lebih dari 900 orang dari 1.460-an orang yang punya hak suara. Sehingga bila pemilihan harus sampai putaran kedua, dirinya tidak mempersoalkan."Itu tak apa-apa kalau memang tidak bisa mencapai 51 persen. Kalau masuk putaran kedua itu sudah biasa. Yang tersingkir akan mengelompok dengan sendirinya secara alamiah," demikian Soetrisno Bachir. (gtp/)


Berita Terkait