Polisi Selidiki Laporan Terhadap Ahok Soal Dugaan Fitnah Pendemo 411 Dibayar

Polisi Selidiki Laporan Terhadap Ahok Soal Dugaan Fitnah Pendemo 411 Dibayar

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Rabu, 23 Nov 2016 13:55 WIB
Polisi Selidiki Laporan Terhadap Ahok Soal Dugaan Fitnah Pendemo 411 Dibayar
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Polisi masih menyelidiki laporan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan fitnah pendemo 4 November dibayar Rp 500 ribu. Polisi masih mengumpulkan informasi untuk merangkai kejadian itu.

"Pendalaman dulu materi, isi. Karena bersumber dari berita, kalau enggak salah wawancara. Itu mesti diselidiki dulu kapan peristiwanya, reporternya, ini masih dalam fase penyelidikan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2016).

Boy mengatakan, wartawan yang mewawancarai Ahok itu juga akan dimintai keterangan. "Kalau sudah ada kejelasan tentunya akan minta bahan keterangan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bareskrim Polri sendiri melimpahkan berkas kasus ini ke Polda Metro Jaya. Meski begitu, Bareskrim tetap mengawasai penanganan perkara itu.

"Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, tapi tetap dikendalikan Kabareskrim," tuturnya.

Namun, mantan Kapolda Banten itu tidak menjawab gamblang alasan berkas pelaporan itu dilimpahkan.

"Bagi-bagi saja, artinya penyidik kita tersebar di mana-mana. Karena penyidik di Polda, Polres, Polsek sama juga penyidik Polri juga, tidak ada perbedaan," ujar Boy.

Ahok telah membantah pokok laporan itu. Menurut Ahok, ia hanya memerintahkan reporter media asing tersebut untuk membaca berita atau media sosial bahwa ada informasi mengenai massa yang menerima bayaran.

"Saya enggak bilang menuduh kok, saya kan bilang tolong sampaikan kamu baca saja berita-berita yang ada, itu sosmed-sosmed kan bisa dibaca," kata Ahok di sela blusukan di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (18/11).

Ahok menegaskan tak pernah mengatakan hal tersebut. Bahkan menurutnya apa pun yang dikatakannya akan selalu dipelintir.

"Saya enggak pernah bilang kok, saya ngomong apa juga dipelintir," tutur Ahok menanggapi laporan tersebut.

(idh/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini