"Ya dua ratus ribu bisa per harinya. Kadang naik, kadang turun. Tapi nggak tiap hari saya turun (mengemis)," ujar Irfan saat ditemui di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Kedoya, Jakbar, Rabu (23/11/2016).
Irfan mengemis di sejumlah titik di Jakarta, utamanya di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Dia tidak menetap di satu tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belinya dicicil, dari teman. Saya beli ya untuk komunikasi," kata Irfan yang kondisi tubuhnya tidak sempurna ini.
Foto: M Irfan di PBSI Kedoya/Foto: Arief Ikhsanudin |
"Semua didapat dari hasil mengemis. Kita sudah lakukan pembinaan agar dia jangan lagi memanfaatkan kondisi fisiknya," kata Masyudi. (fjp/fjp)












































Foto: M Irfan di PBSI Kedoya/Foto: Arief Ikhsanudin