Rutte mengatakan banyak kesepakatan yang sudah terjalin antara Indonesia dan Belanda. Dalam kunjungannya kali ini ia juga membahas soal kesepakatan membantu pengelolaan Kota Lama Semarang yang memiliki julukan Little Netherland.
"Kesepakatan ada banyak. Salah satunya pengelolaan Kota Lama," kata Rutte, di Kota Lama, Semarang, Selasa (22/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada benda-benda semasa era Perang Diponegoro juga," kata Prasetyo.
Oleh sebab itu Pemprov Jateng sedang berusaha meminta duplikatnya karena untuk meminta benda aslinya merupakan wewenang negara. Selain itu juga mengajukan kerjasama peningkatan sumber daya manusia seperti kurator dan informasi media museum.
"Koleksi museum kita itu 15 ribu dan mereka sudah 45 ribu. Pak Ganjar meminta kopiannya karena permintaan benda aslinya harus melalui negara," ucap Prasetyo.
Kunjungan Rutter beserta rombongan itu membahas kerjasama antara lain terkait infrastruktur pengendalian banjir, pariwisata, dan budaya. Rutte juga meninjau langsung Polder Banger untuk mengatasi banjir yang merupakan hasil kerjasama Kerajaan Belanda dan Pemkot Semarang 15 tahun lalu.
Rutter juga berkeliling di Little Netherland antara lain ke Gereja Blenduk, gedung Oudetrep, dan Semarang Art Gallery. Dia memuji suasana dan bangunan yang masih terjaga di Kota Lama itu.
"Bagus sekali, saya suka dengan suasananya," ujar Rutte.
(alg/nwy)











































