Kasus Suap, Ini Kata Irman Gusman Soal Rekaman Telepon dengan Dirut Bulog

Kasus Suap, Ini Kata Irman Gusman Soal Rekaman Telepon dengan Dirut Bulog

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Selasa, 22 Nov 2016 17:03 WIB
Kasus Suap, Ini Kata Irman Gusman Soal Rekaman Telepon dengan Dirut Bulog
irman Gusman (hasan/detikcom)
Jakarta - KPK membuka rekaman percakapan antara Ketua DPD Irman Gusman dengan Dirut Bulog Djarot Kusumayakti di persidangan pekan lalu. Irman membantah ada lobi-lobi dalam telepon itu.

"Ya lebih kurang, saya kan lupa sekali. Sudah lama ya. Saya sampaikan soal kelangkaan gula di daerah pemilihan saya ,Sumatera Barat. Kemudian Pak Djarot merespon. Oh iya siapa mitranya? Kebetulan dari daerah saya, konstituen bu Meme yang saya kenal, ada yang pengalaman," kata Irman dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarat Pusat, Selasa (22/11/2016).

"Apakah pembicraan dengan Djarot ada perkataan 'tolong dibantu agar CV SJ menjadi mitra Bulog menjadi operasi pasar'?" cecar majelis hakim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu persis. Sebelum Memi datang ke saya, saudari (Memi) sudah menjadi mitra Bulog," jawab Irman.

"Kemudian pada saat saudara bertemu Memi, apakah dibicarakan mengenai kejasama dalam hal distribusi gula ini?" cecar majelis hakim.

"Ya saya tidak tahu. Beliau hanya menyampaikan ingin membangun pabrik gula. Tidak ada pembicaraan soal distribusi hanya membicarakan soal umum," jawab Irman lagi.

Berikut garis besar isi percakapan awal antara Irman Gusman dengan Djarot yang diputar dalam persidangan dengan terdakwa Memi dan Xaveriandy Sutanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Irman: "Ada permintaan dari Sumbar. Itu kan stabilitas gulanya belum pas sekali ya."

Djarot: "Oh iya Pak."

Irman: "Kalau bisa Pak Djarot supply kesana ya. Supply gula ke Sumbar"

Djarot: "Siap Pak"

Irman: "Asal Pak Djarot bina aja, namanya Bu Memi, sebetulnya teman lama itu."

Djarot: "Oh begitu siap Pak"

Irman: "ini pak gubernur dukung, semua dukung, sekjen perdagangan dukung,"

Djarot: "Iya Pak nanti saya coba hubungi"

Irman: "Iya jadi nanti kalau bisa Pak Djarot bina tuh. Nanti saya kasih namanya Bu Memi, nanti saya kasih nomernya Pak Djarot."

Djarot: "Siap Pak" (asp/asp)


Berita Terkait