PAN Riau Usung Hatta, SB & Didik

PAN Riau Usung Hatta, SB & Didik

- detikNews
Selasa, 05 Apr 2005 15:15 WIB
Pekanbaru - DPW PAN Provinsi Riau dalam menghadapi Kongres II PAN di Semarang akan mengusung tiga kandidat ketua umum. Pihak DPW juga tidak melakukan intervensi kepada Dewan Pengurus Daerah (DPD) di kabupaten dan kota.Ketua Dewan Penasihat DPW PAN Provinsi Riau, Azlaini Agus, mengungkapkan hal itu saat ditemui di Hotel Rauda, Jl Sudirman, Pekanbaru, Selasa (5/4/2005). Menurut Azlaini, dari sejumlah pertemuan yang dilakukan, disepakati tiga nama yang akan didukung adalah Hatta Rajasa, Soetrisno Bachir (SB) serta Didik J Rachbini."Ketiga nama ini menjadi salah satu pilihan DPW PAN Provinsi Riau dalam Kongres II PAN di Semarang nanti. Hari ini sebagian pengurus PAN Provinsi sudah ada yang menuju ke Semarang," kata Azlaini Agus yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR.Menurut Azlaini, kendati tiga nama kandidat itu bakal diusung DPW PAN Riau, namun hal itu belum tentu menjadi pilihan 11 DPD yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Hal itu dimungkinkan karena untuk menentukan suara politik dalam kongres nanti, pihak DPW tidak melakukan intervensi."Walau DPW mengajukan tiga nama calon itu, bukan berarti kita melakukan intervensi ke sejumlah DPD untuk memilih calon yang sama. Jadi kami benar-benar memberikan kebebasan ke DPD untuk menentukan siapa calon mereka sendiri," kata Azlaini Agus.Hal senada juga diungkapkan Fendri Jaswir, Wakil Sekretaris PAN Riau. Menurut anggota DPRD Riau itu, ketiga nama tersebut bisa saja berubah dalam kongres nanti. Sebab pihaknya juga akan melihat perkembangan politik saat pemilihan berlangsung. "Sejauh ini kita masih mengusung tiga nama kandidat itu," katanya.Menurut Fendri, dalam Kongres II PAN nanti, pihaknya juga tidak akan melakukan intervensi politik kepada sejumlah DPD PAN yang ada di Riau. Karena, partai berlambang matahari itu, katanya, akan tetap menjunjung tinggi demokrasi yang ada di tubuh partai mereka."Kalau kita mengebiri DPD PAN yang ada di Riau dalam pemilihan ketua umum nanti, itu sama saja kita mengkhianati semangat demokrasi di tubuh partai kita. Sepenuhnya pemilihan ketua umum itu kita serahkan kepada DPD masing-masing. Kami yakin mereka sudah dapat menentukan siapa calon terbaiknya," kata Fendri yang juga mantan wartawan itu. (nrl/)


Berita Terkait