Kapolda Peringatkan Anggota Tak Gunakan Peluru Tajam di Demo 2 Desember

Kapolda Peringatkan Anggota Tak Gunakan Peluru Tajam di Demo 2 Desember

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 22 Nov 2016 16:41 WIB
Kapolda Peringatkan Anggota Tak Gunakan Peluru Tajam di Demo 2 Desember
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya mempersiapkan kekuatan untuk mengamankan rencana aksi demo 2 Desember nanti. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan melarang anggota untuk menggunakan senjata api peluru tajam dalam pengamanan aksi tersebut.

"Yang jelas dalam menghadapi unjuk rasa ini, anggota tidak ada memakai senjata tajam atau peluru tajam," tegas Irjen Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengatakan bahwa dalam penanganan unjuk rasa pihaknya akan melakukan upaya persuasif dan preventif. Namun apabila eskalasi massa meningkat, penanganan maksimal yang dilakukan oleh kepolisian adalah membubarkan massa dengan gas air mata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampaikan bahwa (penanganan) unjuk rasa paling maksimal (menggunakan) tameng untuk melindungi anggota kita dari lemparan, kalau tidak dilempar tameng tidak bermain, makanya ada lintas ganti, pertama mungkin polwan dan kalau eskalasi meningkat Sabhara yang tidak pakai tameng baru Pasukan Anti Huru-Hara (PHH)," papar Iriawan.

Sementara itu, Iriawan menyampaikan maklumatnya terkait aksi 2 Desember nanti. Salah satunya adalah larangan berbuat makar atau upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.

"Di dalam melakukan penyampaian pendapat di muka umum di larang melakukan kejahatan terhadap keamanan negara berupa makar terhadap Presiden dan atau Wakil Presiden RI, makar hendak memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan makar dengan menggulingkan Pemerintah Indonesia," terang Iriawan. (mei/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads