Koordinator INSIDER, Anthony Leong mengatakan kampanye di media sosial harus dilakukan dengan mengutamakan nilai-nilai etis, serta gagasan dan program kerja pasangan calon. INSIDER pun berkomitmen melakukan pelatihan intensif agar tim pendukung dan relawan dapat berkampanye secara santun.
"Kami ingin menyuarakan kampanye digital yang santun dengan mengedepankan nilai-nilai etis dan mengedepankan gagasan atau program kerja dari pasangan calon Anies-Sandi. Kami terus mengadakan pelatihan kampanye digital yang intens kepada seluruh relawan, simpatisan, serta pendukung Anies-Sandi agar mereka mampu mengelola media sosial sebagai sarana vital yang efektif dalam berkampanye di Pilkada DKI 2017," kata Anthony Leong melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2016).
Khusus untuk pelatihan tim media sosial, INSIDER biasanya menghadirkan narasumber yang berkompeten mulai dari pengamat media sosial, juru bicara tim pemenangan hingga Anies dan Sandi sendiri. Para narasumber ini, akan memberikan pemaparan mengenai bagaimana mengelola media sosial untuk berkampanye secara tepat, dan efektif dalam menjaring aspirasi masyarakat.
"Pemanfaatan media sosial sebagai sarana berkampanye dinilai lebih mudah, dan praktis. Sebab saat memposting sebuah berita, atau gagasan dapat segera direspons oleh masyarakat. Jadi, kita bisa mengetahui tanggapan mereka secara cepat mengenai figur calon cagub dan cawagub DKI Jakarta," kata Anthony.
Hanya saja, kata Anthony, dalam mengelola media sosial harus ada strategi yang harus dipahami agar pesan dapat sampai ke sasaran. Tim media sosial harus mengerti makna yang disampaikan dengan baik supaya efektif dalam menjaring aspirasi masyarakat. (erd/try)











































