Jokowi Diminta Evaluasi PAN dan PPP, Hanura: Itu Tidak Tepat

Jokowi Diminta Evaluasi PAN dan PPP, Hanura: Itu Tidak Tepat

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 21 Nov 2016 18:47 WIB
Jokowi Diminta Evaluasi PAN dan PPP, Hanura: Itu Tidak Tepat
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Ketua DPP Hanura, Sarifuddin Sudding mengatakan bahwa jangan ada upaya memecah koalisi yang sudah terbangun. Dia menambahkan untuk mewaspadai upaya terselubung untuk mendorong evaluasi kabinet pemerintahan Jokowi-JK.

"Jangan ada upaya memecah yang sudah terbangun. Saya kira perlu mewaspadai agenda orang tertentu untuk mendorong evaluasi, itu sangat tidak elegan," papar Sudding di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Baca Juga: Pengamat Minta Presiden Evaluasi Partai Koalisi, PAN: Kita Solid

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudding menambahkan tidak baik jika evaluasi koalisi didengungkan. Dia berharap setiap partai politik menahan diri soal isu evaluasi koalisi seusai demontrasi 4/11 yang diduga ditunggangi kepentingan politik.

"Saya kira tidak tepat dalam kondisi saat ini isu evaluasi koalisi diembuskan. Yang penting saat ini adalah bangun komunikasi positif yang intensif," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Diminta Evaluasi Partai Koalisi, PPP: Kami Mediator Demo 4 November

Saat ini Sudding mengatakan komunikasi antara semua parpol koalisi berjalan baik. Oleh sebab itu semua parpol hendak mewaspadai upaya dari pihak tertentu untuk memanfaatkan situasi.

"Para ketua umum parpol koalisi, komunikasi informalnya sangat baik. Makanya kalau ada isu evaluasi semacam itu perlu waspada, jangan-jangan ada agenda orang tertentu untuk mendorong kepentingan sesaat," tandasnya. (dkp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini