Pantauan detikcom, di beranda belakang Istana Merdeka, Jl Medan Merdekat Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016), ada sekitar 10 menit Jokowi dan Megawati berbincang sambil minum teh bersama. Raut muka keduanya terlihat santai, bahkan sesekali keduanya terlihat tersenyum.
Tak lama berbincang, Jokowi mempersilakan awak media untuk mendekat. Jokowi pun menjelaskan apa saja yang dibincangkan antara dia dengan Ketua Umum PDIP tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengatakan, komunikasi saling kunjung itu sangat efektif untuk menemukan solusi dari berbagai persoalan bangsa. "Baik berbagai masalah politik, ekonomi, berkaitan dengan politik nasional kita dan juga yang bersifat sosial. Itu yang tadi dibicarakan dengan Ibu Mega tadi," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga membicarakan masalah Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 2017 mendatang. Jokowi menegaskan, Pilkada serentak itu berlangsung di beberapa daerah di Indonesia, tidak hanya Jakarta.
"Kami juga berbicara hal yang berkaitan dengan Pilkada. Sekali lagi, Pilkada ini ada di 101 kabupaten kota dan provinsi, bukan hanya di Jakarta. Dan menang dan kalah merupakan satu yang biasa. Yang penting antar kandidat itu harus saling menghormati, saling menghargai karena apapun kita bersaudara. Maka itu yang bisa saya sampaikan," jelas Jokowi.
Jokowi dan Megawati melanjutkan perbincangan dua arah dengan awak media. Beberapa isu ditanyakan ke Jokowi dan Megawati, salah satunya aksi unjuk rasa terkait calon Gubernur DKI tang diusung PDIP, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Usai berbincang dengan awak media, Jokowi dan Megawati melanjutkan kembali perbincangan mereka di beranda belakang Istana Medeka tersebut sambil menyeruput teh yang tersisa. (rjo/imk)










































