"Rumah kami belum ada sertifikatnya pak, sejak tahun 1960-an. Jadi kami mau ada solusinya gitu pak," keluh seorang warga bernama Arno, di Jl. Taman Harapan, Kel. Cawang, Jakarta Timur (21/11/2016).
Mendengar keluhan tersebut, Djarot menjanjikan akan mempermudah proses penerbitan sertifikat tersebut. Pajak Bumi Bangunan (PBB) nanti hanya dibayar oleh yang mampu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ada sekitar 50 persen lebih warga Jakarta yang tidak perlu bayar PBB. Kita sudah minta agar dipercepat sertifikasi bagi warga. Yang NJOP-nya di bawah Rp 1 miliar tidak usah bayar PBB. PBB dibayar yang kaya saja, biar bisa membantu yang kurang mampu," sambungnya.
Politikus PDIP tersebut blusukan di gang-gang kecil di RW 12 dan 15. Masyarakat menyambut meriah kunjungannya sambil menyanyikan yel-yel.
"Bang Djarot siapa yang punya? Bang Djarot siapa yang punya, yang punya kita semua," teriak warga.
Seperti biasa, dalam kunjungannya Djarot membagikan buku tulis kepada anak-anak. Dia terus berkeliling meski hujan turun.
(imk/imk)










































