Anies yang telah ditunggu warga tiba sekitar pukul 10.35 WIB di dermaga pelabuhan Pulau Panggang, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Senin (20/11/2016). Bersama isteri Fery Farhati Ganis, dia langsung disambut musik gamelan dan kasidah oleh warga yang mayoritas ibu-ibu.
Usai berkeliling meninjau perkampungan nelayan, Anies kemudian berdiri di atas sebuah meja untuk menyampaikan visi dan misi. Seorang ibu kemudian meminta untuk penyediaan air tawar di Pulau Panggang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Jena menjelaskan, bahwa warga di Pulau Panggang sulit untuk mendapatkan ketersediaan air bersih dan air tawar. Untuk menikmati air tawar, mereka harus menunggu musim hujan datang. Untuk mencari air tawar di musim kemarau, warga harus pergi mencarinya ke pulau lain.
"Kalau hujan mandinya air hujan, kalau kemarau ya air asin, soalnya pam terbatas," kata Jena lagi ke Anies.
Anies kemudian berjanji menyediakan air bersih buat warga jika terpilih. Nantinya akan ada program untuk mengaliri air ke rumah-rumah warga. Air bersih dan air tawar disebut Anies penting untuk kesehatan warga.
"Soal air, ya nanti kita akan siapkan program air tawar untuk warga di Kepulauan Seribu. Kemudian juga untuk PAM, kita akan sediakan PAM agar mengalir ke rumah-rumah warga. Kalau airnya baik, maka kesehatan juga baik," jawab Anies ke warga.
Program air tawar dan bersih akan menjadi program prioritas Anies-Sandi jika terpilih. Nantinya program air bersih tersebut akan disubsidi oleh pemerintah daerah.
"Komitmen kita adalah warga yang rumahnya di bawah 150 meter persegi menjadi prioritas. Kemudian yang kedua kita akan subsidi bagi air PAM," kata Anies kepada wartawan usai menyampaikan visi dan misi.
Dia berjanji akan menjalankan program tersebut dalam jangka waktu maksimal 2 tahun. "Kalau terpilih itu baru mulai tahun 2018, jadi kira-kira bisa setahun dua tahun," jelasnya lagi. (imk/imk)












































Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom