Kapolda: Kapolsek Bojong Tanggung Jawab 7 Tahanan Kabur
Selasa, 05 Apr 2005 13:03 WIB
Jakarta -
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani mengatakan Kapolsek Bojong Gede AKP Haryono harus bertanggungjawab atas 7 tahanan yang kabur. Bangunan tahanan akan dievaluasi."Yang jelas, kapolsek Bojong Gede harus mempertanggungjawabkan kaburnya 7 tahanan itu. Bukan dicopot, yang jelas harus mempertanggungjawabkan. Apakah dimutasi atau disidang dalam kode etik atau karena disiplin lainnya akan tergantung hasil pemeriksaan nanti," ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/4/2005).Ketika ditanya apakah kapolsek akan dikenai sanksi jika anak buahnya terbukti bersalah, Firman menjawab masih diselidiki."Itu akan dilihat dari standard operate procedure (SOP). Kalau tidak dijalankan maka anak buahnya yang bertanggungjawab. Tetapi, kalau SOP tidak dibuat oleh kapolseknya maka kapolsek akan ditindak. Lalu, kalau SOP tidak dibuat kapolres kepada kapolsek maka kapolresnya juga akan ditindak. Kalau menyangkut SOP kesalahan pada Polda maka Mabes Polri akan menilai," papar dia.Bangunan DievaluasiDalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani menambahkan pihaknya tengah melakukan evaluasi bangunan Polsek Bojong Gede menyusul kaburnya 7 tahanan."Kalau kapolsek tahu bangunan Polsek sudah tua seharusnya memperketat penjagaan. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan yang berimbang apakah karena kelalaian atau memang karena kondisi bagunan Polsek yang sudah parah sekali," kata Firman.Menurut dia, proses evaluasi bangunan Polsek tengah dilakukan Inspektur Pengawasan dan Pembangunan Polda."Proses evaluasi bangunan Polsek sebetulnya sudah berlangsung tetapi yang jelas kaburnya tujuh tahanan merupakan peringatan bagi kami," demikian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































