"Banyak janji politisi, datang kalau ada perlunya, saya takut janji. Saya pengusaha, kalau janji itu utang dan pasti ditagih, apalagi di akhirat," kata Sandi di Jl Kemenyan RT.07 RW.05 Kel. Ciganjur, Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016).
Hal itu disampaikan Sandi saat mendengar aspirasi yang disampaikan seorang warga bernama Nanay. Dia mengeluhkan soal harga sembako yang masih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi pun akan mengusahakan menstabilkan harga sembako. Salah satunya dengan menargetkan harga daging sapi mencapai Rp 85 ribu per kilo.
"Masyarakat butuh daging segar, kerbau India ada Rp 80 ribu tapi digantung sebentar langsung ungu. Paling tidak 18 bulan lagi harga sapi bisa 85 ribu per kilogram," terang Sandi.
Seperti biasa, Sandi juga menyosialisasikan program unggulan seperti BPJS keliling dan pembangunan PAUD. Di akhir sosialisasi Sandi juga berjanji akan menyetop reklamasi.
"Nanti akan kita hentikan reklamasi, saya ini dianggap terlalu lunak, tapi saya berani melawan pengembang. Saya bilang, berani karena benar, kita boleh tegas tetapi tidak boleh beringas," jelas Sandi.
Tak lama setelah itu, Sandi mengakhiri kegiatan sosialisasi dan langsung beranjak ke lokasi selanjutnya. Rencananya Sandi akan sosialisasi di Jl Sarpa 1 RT 08/RW 01 No 39, Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan. (dkp/tor)











































