"Oh enggak, itu hanya tanya situasi saja," ujar Irjen Iriawan seusai apel Kebinekaan Cinta Damai di lapangan Ditlantas, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (19/11/2016).
Iriawan mengatakan Presiden Joko Widodo hanya ingin mengetahui kondisi keamanan terbaru. Sehingga para pejabat keamanan dan petinggi militer dikumpulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan negara dalam kondisi yang sangat aman. Masyarakat diminta untuk tidak percaya pada isu hoax.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah petinggi militer ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pertemuan digelar tertutup.
Pertemuan itu dihadiri para pejabat dan petinggi militer, yang diundang ke Istana Merdeka lewat pintu masuk dari Gedung Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Kehadiran mereka diketahui sejak pukul 14.30 WIB, Jumat (18/11/2016). Pejabat yang diketahui hadir yakni Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menko Polhukam Wiranto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.
Selain itu, hadir seluruh kepala staf, yakni Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara, dan Kepala Staf Angkatan Laut, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, dan Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M. Iriawan.
Seusai pertemuan, Menko Polhukam Wiranto, yang ikut dalam rapat tertutup tersebut, menjelaskan tidak ada yang spesial. (fjp/fjp)











































