Elektabilitas Cuma 10% di LSI Denny J.A., Djarot: Saya Tak Percaya Survei

Dinamika Pilgub DKI

Elektabilitas Cuma 10% di LSI Denny J.A., Djarot: Saya Tak Percaya Survei

Galang Aji Putro - detikNews
Sabtu, 19 Nov 2016 13:02 WIB
Elektabilitas Cuma 10% di LSI Denny J.A., Djarot: Saya Tak Percaya Survei
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny J.A. menempatkan elektabilitas pasangan cagub-cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di urutan terbawah. Djarot mengaku tidak percaya.

"Saya tidak percaya survei. Karena tidak percaya, kami memang harus kerja keras," kata Djarot di Hotel Dafam Teraskita, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (18/11/2016).

Survei LSI Denny J.A. menempatkan Ahok-Djarot di posisi ketiga dengan elektabilitas 10,6%. Djarot memilih tidak ambil pusing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak peduli meskipun hasil survei cuma 2%, yang penting kerja keras," ujarnya.

Dari hasil survei LSI pimpinan Denny J.A., turunnya elektabilitas Ahok-Djarot terjadi setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada Rabu (16/11/2016).

Sebelum ada penetapan tersangka atas Ahok, elektabilitas pasangan cagub-cawagub nomor urut 2 itu unggul dibanding kedua pesaingnya. Ahok-Djarot mendapatkan 24,6 persen, sedangkan pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi mendapat masing-masing 20,9 persen dan 20 persen.

"Setelah ada penetapan tersangka dari kepolisian, elektabilitas Ahok-Djarot turun menjadi 10,6 persen dan berada di urutan buncit. Sementara, dua pasangan pesaing Ahok-Djarot melesat. Anies-Sandi di urutan pertama dengan 31,9 persen dan Agus-Sylvi menempel ketat di urutan kedua dengan 30,9 persen," kata peneliti LSI Denny J.A., Ardian Sopa, di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (18/11). (imk/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads