"Jangan ada yang mengganggu NKRI," kata Pangdam Jaya seusai apel Kebinekaan Cinta Damai di lapangan Ditlantas Polda Metro, Jakarta Selatan, Sabtu (18/11/2016).
Pangdam Jaya berkomitmen membantu Polri dalam menjaga keamanan, khususnya wilayah keamanan DKI Jakarta, yang menjadi ruang lingkup tugasnya. "Saya akan semaksimal mungkin membantu Polri, khususnya di wilayah hukum Jakarta. Apa pun yang dibutuhkan dari kami, kami siap. Langkah lain, kami lihat perkembangan situasi nanti," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan apel Kebinekaan Cinta Damai merupakan wujud semangat persatuan masyarakat Indonesia. "Kita semua bersaudara, boleh rambut hitam maupun rambut putih, boleh keriting atau lurus, kulit putih ataupun hitam, tetapi kita semua bersaudara. Itu prinsipnya," kata pria yang akrab disapa Soni ini.
Sumarsono menambahkan, apel ini adalah refleksi bangsa Indonesia. Dia pun mengajak masyarakat untuk cinta damai. "Satu imbauan saya kepada warga DKI Jakarta, mari kita merawat Indonesia. Mari kita menjaga Jakarta agar damai untuk Indonesia," imbau Sumarsono.
(ed/aan)










































