Panitia Penyelenggara Parade Bhinneka Tunggal Ika, Nia Sjarifudin, mengatakan penyelenggaraan Parade Bhinneka Tunggal Ika merupakan bentuk respek masyarakat terhadap polemik yang tengah terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu ini.
"Acara ini terselenggara sebagai bentuk menyikapi keprihatinan atas situasi belakangan ini yang berpotensi memecah belah," ujar Nia di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Meriahnya Parade Bhinneka Tunggal Ika/Haris Fadhil detikcom |
"Nanti ada acara pertunjukan kesenian dari beragam etnis dan suku, ada kesenian angklung, reog, tari tor-tor. Acara kesenian ditampilkan semua. Setelah selesai parade sampai ke Hotel Indonesia (HI). Di HI bubar. Kegiatan ini sifatnya spontan," jelas Nia.
Foto: Meriahnya Parade Bhinneka Tunggal Ika/Ahmad Masaul detikcom |
Sekitar 800 personel polisi dari Polda Metro Jaya juga dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara. (nkn/aan)












































Foto: Meriahnya Parade Bhinneka Tunggal Ika/Haris Fadhil detikcom
Foto: Meriahnya Parade Bhinneka Tunggal Ika/Ahmad Masaul detikcom