Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?

Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?

Bagus Prihantoro Nugroho, Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sabtu, 19 Nov 2016 06:43 WIB
Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?
Foto: Screenshot LHKPN AKBP Brotoseno
Jakarta - AKBP Brotoseno telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari pengacara yang mengaku terkait pihak berperkara. Dia diduga menerima suap Rp 1,9 miliar guna penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah.

AKBP Brotoseno diketahui pernah menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebagai penyidik, dia wajib melaporkan kekayaannya sesuai dengan Undang-Undang No. 28/1999.

"Kalau sudah lapor, pasti ada (laporannya). Saya juga tidak hafal," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi di Plaza Festival, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam (18/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui situs resmi KPK yang ditengok detikcom, Sabtu (19/11), tercantum Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atas nama R Brotoseno senilai Rp 724.400.000 pada tahun 2011. Total kekayaan Brotoseno meningkat dari tahun 2010, yakni Rp 278.875.183.

Pada tahun 2011, dia tercatat memiliki harta tak bergerak berupa tanah seluas 250 meter persegi di Jakarta Timur senilai Rp 525.000.000. Sementara pada tahun sebelumnya harta tersebut belum ada.

Pada tahun 2010, Brotoseno melaporkan kekayaan berupa mobil Toyota Corolla Altis senilai Rp 130.000.000. Sedangkan pada tahun berikutnya, dia tercatat memiliki Toyota Fortuner senilai Rp 310.000.000.

Brotoseno melaporkan kekayaan berupa logam mulia pada tahun 2010 senilai Rp 12.000.000, angka itu meningkat pada tahun berikutnya menjadi Rp 13.000.000. Sementara itu, pada tahun 2010 dia memiliki batu mulia senilai Rp 28.000.000, di tahun berikutnya sudah tak dimilikinya lagi.

Brotoseno memiliki giro setara kas sebanyak Rp 130.000.000, meningkat tipis dari tahun sebelumnya, yakni Rp 129.537.494. Namun pada tahun 2011, dia memiliki utang pinjaman uang sebesar Rp 253.600.000 dan utang kartu kredit senilai Rp 9.000.000. (bag/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads