LSI Denny JA Sebut Kader Tinggalkan Ahok, PDIP: Tak Ada Kecenderungan Itu

LSI Denny JA Sebut Kader Tinggalkan Ahok, PDIP: Tak Ada Kecenderungan Itu

Niken Purnamasari - detikNews
Jumat, 18 Nov 2016 20:53 WIB
LSI Denny JA Sebut Kader Tinggalkan Ahok, PDIP: Tak Ada Kecenderungan Itu
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA menyebut banyak pendukung PDIP yang meninggalkan cagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) setelah ditetapkan sebagai tersangka. Namun timses menepis hasil survei itu dan mengatakan pendukung tetap solid.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekjen PDIP yang juga juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Eriko Sotarduga. Eriko menilai tidak ada gerakan dari pendukung PDIP untuk meninggalkan Ahok.

"Kami tidak melihat itu. Struktural PDI Perjuangan ada sampai tingkat RW (Rukun Warga) yang namanya anak ranting. Di tingkat RW itu kan satu RW 100 sampai 200 KK (Kepala Keluarga). Kami melihat tidak ada kecenderungan seperti itu yang tidak setuju bahwa tidak ada yang memilih pasangan kami (Ahok-Djarot)," kata Eriko saat dihubungi detikcom, Jumat (18/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait survei yang dilakukan oleh LSI Denny JA, Eriko mengatakan suatu lembaga survei haruslah transparan dalam hal pembiayaan survei serta jumlah responden yang disurvei.

"Kalau survei yang baik itu seharusnya disampaikan, yang benar itu pertama respondennya harus merata minimum 10 orang per kelurahan. Pola surveinya seperti apa, di mana dilakukannya, siapa yang membiayai survei secara transparan," jelas Eriko.

"Kami menyampaikan perlu dibuat ketentuan bahwa survei harus ada ratingnya dan aturannya. Harus menyampaikan secara transparan laporan survei dan laporan keuangannya, dana melakukan survei," imbuhnya.

Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan bahwa Ahok kini ditinggalkan pendukung setianya, yakni; kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi dan pemilih dari kader PDI Perjuangan.

"Pasca-penetapan tersangka, dukungan kepada Ahok hanya tinggal 10,6 persen. Ahok ditinggalkan oleh kelompok yang selama ini menjadi basis pendukungnya, seperti kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi hingga pemilih PDIP," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantornya, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Ardian hampir separuh pendukung PDIP diperkirakan tak akan memilih Ahok. Dari catatan LSI Denny JA, pendukung PDIP yang sebelum ada penetapan tersangka memilih Ahok sebesar 53,5 persen, kini tinggal 24,3 persen atau turun 29,2 persen.

"Bahkan lebih dari setengah pendukung PDIP meninggalkan Ahok setelah jadi tersangka. Turun 29,2 persen," ucap Ardian. (nkn/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads