Tak Punya Uang, Pasien Korban Gempa Nias Terlantar di RS

Tak Punya Uang, Pasien Korban Gempa Nias Terlantar di RS

- detikNews
Selasa, 05 Apr 2005 11:49 WIB
Jakarta - Beberapa korban gempa tektonik di Pulau Nias kebingungan setelah sembuh dari perawatan di Rumah Sakit Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Mereka bingung untuk kembali ke daerah masing-masing setelah dirawat dan dinyatakan sembuh oleh pihak RS."Bagaimana tidak bingung, kami tidak mempunyai uang sepersenpun untuk biaya transportasi pulang ke rumah. Tempat tinggal kami sangat jauh dan tidak ada transportasi gratis," ujar Beli Mefu Wao salah seorang pasien yang ditemui detikcom, di RS Gunung Sitoli, Selasa (5/4/2005).Beli Mefu Wao, 17 tahun merupakan salah satu korban reruntuhan bagunan akibat gempa. Ia berasal dari Desa Sorake, Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan, sekitar 140 Km dari Gunung Sitoli.Ia di RS Gunung Sitoli oleh tim relawan dengan menggunakan helikopter pada Jumat pekan lalu karena menderita luka serius pada bagian kepala, tangan dan kaki. Dan saat ini dokter telah menyatakan Wao telah sembuh dan diperbolehkan pulang.Persoalan muncul karena tak ada pihak yang bisa membawanya pulang ke kampung halaman. Wao mengaku tak mempunyai uang sepersenpun. Jika inisiatif pulang sendiri dengan naik ojek, membutuhkan biaya Rp 400 ribu. "Saya sudah bilang ke dokter, dokter juga bilang tidak tahu," kata Wao. Saat ditemui, Wao tampak tak kuasa menahan eksedihan dan menangis di Selasar RS Gunung Sitoli, Jalan Ciptomangunkusumo. "Saya tidak tahu bagaimana , saya mau pulang. Saya sudah sembuh, tetapi saya tidak tahu harus bagaimana untuk bisa pulang," katanya. (jon/)


Berita Terkait