LSI Denny JA: Separuh Lebih Kader PDIP Tinggalkan Ahok-Djarot

Dinamika Pilgub DKI

LSI Denny JA: Separuh Lebih Kader PDIP Tinggalkan Ahok-Djarot

Bisma Alief Laksana - detikNews
Jumat, 18 Nov 2016 16:37 WIB
LSI Denny JA: Separuh Lebih Kader PDIP Tinggalkan Ahok-Djarot
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Hasil riset Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA (LSI Denny JA) menyebutkan elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat tinggal 10,6 persen. Angka tersebut menempatkan Ahok-Djarot di posisi paling buncit di antara dua kandidat lain.

Baca juga: LSI Denny JA: Elektabilitas Ahok-Djarot Paling Buncit, Anies-Sandi Tertinggi

Menurunnya angka elektabilitas Ahok terjadi setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama oleh Bareskrim Mabes Polri pada Rabu (16/11/2016) kemarin. Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan bahwa Ahok kini ditinggalkan pendukung setianya, yakni: kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi dan pemilih dari kader PDI Perjuangan.

"Pasca penetapan tersangka, dukungan kepada Ahok hanya tinggal 10,6 persen. Ahok ditinggalkan oleh kelompok yang selama ini menjadi basis pendukungnya, seperti kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi hingga pemilih PDIP," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantornya, jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (18/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ardian hampir separuh pendukung PDIP diperkirakan tak akan memilih Ahok. Dari catatan LSI Denny JA, pendukung PDIP yang sebelum ada penetapan tersangka memilih Ahok sebesar 53,5 persen, kini tinggal 24,3 persen atau turun 29,2 persen.

"Bahkan lebih dari setengah pendukung PDIP meninggalkan Ahok setelah jadi tersangka. Turun 29,2 persen," ucap Ardian.

Survei terbaru LSI Denny JA dilakukan pada periode 31 Oktober-5 November 2016 dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 440 orang, dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 4,8 persen.

Memang Ahok baru ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (16/11/2016) kemarin. Namun LSI Denny JA dalam survei tersebut sudah diselipkan pertanyaan soal status tersangka Ahok. (bis/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads