Baca juga: LSI Denny JA: Elektabilitas Ahok-Djarot Paling Buncit, Anies-Sandi Tertinggi
Menurunnya angka elektabilitas Ahok terjadi setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan agama oleh Bareskrim Mabes Polri pada Rabu (16/11/2016) kemarin. Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan bahwa Ahok kini ditinggalkan pendukung setianya, yakni: kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi dan pemilih dari kader PDI Perjuangan.
"Pasca penetapan tersangka, dukungan kepada Ahok hanya tinggal 10,6 persen. Ahok ditinggalkan oleh kelompok yang selama ini menjadi basis pendukungnya, seperti kelompok pendidikan tinggi, pendapatan tinggi hingga pemilih PDIP," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantornya, jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (18/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan lebih dari setengah pendukung PDIP meninggalkan Ahok setelah jadi tersangka. Turun 29,2 persen," ucap Ardian.
Survei terbaru LSI Denny JA dilakukan pada periode 31 Oktober-5 November 2016 dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 440 orang, dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 4,8 persen.
Memang Ahok baru ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (16/11/2016) kemarin. Namun LSI Denny JA dalam survei tersebut sudah diselipkan pertanyaan soal status tersangka Ahok. (bis/erd)











































