Dua pesaing Ahok-Djarot, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno seperti mendapat 'berkah'. Elektabilitas Agus-Sylvi dan Anies-Sandi kini jauh meninggalkan Ahok-Djarot.
Sebelum ada penetapan tersangka kepada Ahok, elektabilitas pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 2 itu unggul dibanding kedua pesaingnya. Ahok-Djarot mendapatkan 24,6 persen, sedangkan pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi mendapat masing-masing 20,9 persen dan 20 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan yang masih rahasia menurun, dari sebelumnya 34,5 persen menjadi 26,6," lanjutnya.
Bila kondisi ini terus berlanjut, kata Ardian, bukan tidak mungkin Ahok akan langsung tergusur di putaran pertama Pilgub DKI 2017. Karena LSI Denny JA memiliki "magic number", yaitu bila ada pasangan yang memiliki elektabilitas mencapai 35 persen, bisa diprediksi pasangan tersebut lolos ke putaran kedua.
"Hingga saat ini belum ada pasangan yang mencapai angka tersebut. Tapi ini menjadi pekerjaan berat bagi Ahok-Djarot dan tim suksesnya," tutur Ardian.
Survei terbaru LSI Denny JA dilakukan pada periode 31 Oktober-5 November 2016 dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 440 orang, dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 4,8 persen.
"Walaupun Ahok ditetapkan sebagai tersangka baru tanggal 15 November, kita menyelipkan poin pertanyaan, jika Ahok menjadi tersangka, mana pasangan yang akan anda pilih?," tutup Ardian. (bis/erd)











































