"Ini nostalgia saya sebagai Walikota Jakarta Pusat. Ketika saya jadi walkot, turun ke kali ini langkah kami. Dulu kita sering sama turun ke kali juga. Biasa kita lakukan dulu," ucap Sylvi di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016).
Sylviana melihat keadaan warga yang masih tinggal di bantaran kali. Dia menginginkan pembangunan yang dapat melibatkan seluruh komponen masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom |
Tak lupa Sylvi bertanya kepada warga yang masih tinggal di kolong dan pinggir kali. Ia melihat tempat tinggal di bantaran kali itu tidak sehat.
"Biar preman takut bu," ucap warga bernama Solihin itu.
"Tapi kan enggak layak," jawab Sylvi.
Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom |
Sylvi menjelaskan, bahwa dirinya ingin menunjukkan sikap yang proporsional saat kampanye. Sikap itu, dikatakannya tidak berlebihan dan janji semata.
"Jadi kita lihat tadi mereka peduli. Mereka buat filterisasi agar sampah tidak ke mana-mana. Saya lihat sendiri para PHL (pekerja harian lepas) peduli dan ini perlu ditingkatkan," ungkap dia. (imk/imk)












































Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom