ICW: Polling SMS Tak Mampu Angkat Citra Ditjen Pajak
Selasa, 05 Apr 2005 10:55 WIB
Jakarta - Beredarnya SMS berisi ajakan untuk mengisi polling tentang korupsi di Ditjen Pajak di detikcom dinilai tidak mampu mengangkat citra Ditjen Pajak. Tingkat akurasi dan hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan."Kalau hanya untuk kegembiraan, senang-senang dan meriah ya nggak apa-apa.Tetapi kalau bicara metodologi polling, tingkat akurasi dan reabilitas bisa menjadi pertanyaan besar. Hasilnya juga nggak bisa dipertanggungjawabkan," kata Wakil Koordinator Indonesia Corupption Watch (ICW), Luky Djani kepada detikcom per telepon di Jakarta, Selasa (5/4/2005).Dikatakan dia, citra Ditjen Pajak tidak tergantung dari hasil SMS tetapi lebih pada wajib pajak merasakan pelayanan yang prima dan kejelasan penggunaan dana pajak."Kalau kita kirim SMS untuk AFI, Indonesia Idol kan ada iming-iming hadiahnya.Tetapi, kalau sebarkan SMS untuk mengangkat kinerja Ditjen Pajak buang-buang pulsa saja," lanjutnya.Untuk itu, menurut Luky, ada dua hal yang harus dilakukan untuk membersihkan Ditjen Pajak dari korupsi. Pertama, melakukan audit internal."Apakah target pajak telah tercapai,apakah wajib pajak bertambah atau tidak.Ini contoh indikartor dari kinerja Ditjen Pajak," ujarnya. Cara kedua, lanjut dia, meninjau prosedural, manajemen dan pelayanan."Apakah sudah efektif melayani wajib pajak. Ini pengalaman pribadi, mau bayar pajak sudah tutup pukul 11.00 WIB. Gimana mau bayar pajak masih dipersulit. Ini yang harus dilihat dulu. Ditjen pajak juga harus secara transparan menjelaskan penggunaan dana pajak," papar Luky.SMS yang berisi ajakan untuk mengisi polling di detikcom marak beredar terutama di kalangan pegawai Dirjen Pajak. Isinya, adalah Buka internet di https://www.detik.com (sebelah kiri bawah) ada polling di detikpolling yg menyatakan aparat pajak diindikasikan teleh menilep dana pajak triliunan rupiah. Jawablah TIDAK dan TIDAK TAHU sebegai bentuk dukungan kita kpd instansi bahwa DPJ tidak sebobrok yg mereka duga. Tolong sebarkan pesan ini kpd rekan-rekan di DPJ seluruh Indonesia. Majulah DPJ...Berbakti Untuk Negeri (Hadi Purnomo).
(aan/)











































