4 Kader HMI Dibebaskan, Sempat Dibesuk Habib Rizieq dan Munarman

4 Kader HMI Dibebaskan, Sempat Dibesuk Habib Rizieq dan Munarman

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 17 Nov 2016 16:41 WIB
4 Kader HMI Dibebaskan, Sempat Dibesuk Habib Rizieq dan Munarman
Foto: Nita Sari/detikcom
Jakarta - Empat kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bebas dari Rutan Polda Metro Jaya setelah penangguhan penahanannya dikabulkan polisi. Sebelum keluar, keempatnya sempat dibesuk oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan Jubir FPI Munarman.

"Tadi ke Polda Metro untuk menjenguk adik-adik HMI yang ditahan saja. Iya sama Habib Rizieq (datangnya)," ujar Munarman saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (17/11/2016).

Kedatangan dirinya dan Rizieq itu merupakan bentuk dukungan kepada HMI karena mereka sama-sama melakukan aksi pada 4 November lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dijenguk, mereka kan peserta aksi HMI itu, kemudian mereka dituduh pelanggaran hukum tentu sebagai sesama umat islam saling melihat dan memperhatikan itu dalam ukuwah islamiah kan begitu," jelasnya.

Tim Koordinator Kuasa Hukum PB HMI Muhammad Syukur Mandar membenarkan kedatangan Habib Rieziq dan Munarman yang membesuk keempat kadernya itu.

"Iya tadi datang ngebesuk, sudah pulang tadi," ujar Syukur saat ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya siang tadi.

Empat kader HMI yakni Ismail Ibrahim, Rahmat Muni, Romadhon Reubun dan Muhammad Rizki Berkat, keluar dari Rutan Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara Sekjen HMI Amijaya Halim telah ditangguhkan penahanannya sebelumnya.

 Penangguhan penahanan 4 kader HMI, Kamis (17/11/2016)Foto: Mei Amelia-detikcom
Penangguhan penahanan 4 kader HMI, Kamis (17/11/2016)


Keempatnya ditangguhkan penahanannya dengan jaminan dari sejumlah alumni HMI. Mereka ditangguhkan penahananya karena harus menjalani perkuliahan.

Ismail, salah satu kader HMI yang ditangkap di rumah anggota DPD Basri Salama, di Pejaten, Jaksel mengaku senang dengan adanya penangguhan penahanannya itu.

"Iya bisa beraktivitas kembali," ujar Ismail. Sebagai aktivis, Ismail juga mengaku akan terus melakukan perjuangan untuk membela rakyat.

(mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads