"Sepanjang tidak ada hal-hal lain yang bisa memberikan persepsi-persepsi yang bisa memecah belah dan adu domba, tolong dijauhi," kata Taufik di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2016).
"Kami serahkan sepenuhnya dan apresiasi Bawaslu, KPU dan kepolisian untuk melakukan proses kelancaran dalam kaitan proses Pilkada," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga kita harus buat suasana yang sejuk. Pengalaman Pilkada Serentak tahap pertama semuanya sukses, lancar, tenteram dan aman. Harapannya Pilkada Februari 2017 sama," ujarnya.
Setiap paslon memang memiliki kesempatan yang sama dalam semua tahapan Pilkada, termasuk untuk berkampanye. Sehingga penolakan-penolakan terhadap pasangan calon saat berkampanye harus dihindari.
"Dalam Undang-undang Pilkada, bahwa kita berikan kesempatan yang sama bagi Paslon untuk mengikuti proses Pilkada Serentak," tutup Taufik. (bis/erd)










































